Thursday, December 6, 2012

Lensa Terbaik untuk Travelling Fotografi

image

Bingung memilih lensa yang tepat untuk anda? Mungkin untuk fotografer hoby seperti saya yang baru saja menyukai fotografi tentunya masih berkutat pada “tools” yang tepat. Dari beberapa sumber literatur yang saya dapatkan, fotografer yang profesional selalu bilang, tools itu yang kedua, yang penting adalah point of view anda. Iya, sepertinya ini sangat tepat, tetapi bagi saya yang baru saja menggeluti dunia fotografi ini, tetap bingung, masih pada taraf tools.

Untuk mencari informasi yang lebih detail, saya coba googling. Kebetulan saya suka fotografi untuk travelling. Dan saat ini masih dalam terus mecari-dari informasi. Maklum masih biginner banget.

Berikut beberapa literatur yang mungkin bisa membantu cekidot:

http://photo.tutsplus.com/articles/hardware/comparing-four-fantastic-lenses-for-travel/

- Ini membandingkan beberapa merk Lensa 18-200mm, Sigma, Tamron, Canon, dan Nikon.

 

http://matadoru.com/resources/travel-photography/dslr-owners-3-lenses-you-need-to-pack-while-traveling/

- Ini menyarankan ada 3 lensa yang wajib di bawa oleh traveller: 18-200mm, 10-20mm, fix 50mm

 

http://photography.nationalgeographic.com/photography/photo-tips/lenses-for-travel-richardson/#page=2

- Fotografer national geographic menyarankan berdasarkan kriteria tempat yang akan kita kunjungi. Ini bahasannya menarik dan memberikan gambaran yang jelas untuk memilih lensa.

 

http://www.flickr.com/groups/travel-photography/discuss/72157631489064872/

- Di sini comment dari bebrapa orang bagus. Dapat memberikan kita gambaran lebih banyak.

 

http://photo.stackexchange.com/questions/11940/what-lenses-would-best-comprise-a-travel-photography-kit

- Comment dari bebrapa orang di sini juga memberikan gambaran yang jelas.

 

Jadi sampai saat ini, kesimpulannya adalah tergantung dari jenis travel yang akan ada jalani. Untuk yang travel ke Eropa atau Cina yang mayoritas akan menemukan arsitek yang unik dan menarik wajib membawa lensa wide angle seperti 10-22mm. Sedangkan untuk yang senang safari wildlife seperti taman suaka alam, maka wajib membawa lensa zoom seperti 55-200mm. Yang menarik di sini adalah hampir semua wajib membawa lensa fix length high speed seperti 50mm f/1,4 atau 1,8.

Hal lain yang menarik disini adalah sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa lensa yang paling sering dipakai adalah rentang dari 17-70 mm. Para fotografer profesional (untuk Canon) rata-rata wajib membawa 24-70mm atau 17-55mm. Menurut mereka, dari banyak lensa yang dibawa, sebagian besar shoot yang meraka lakukan adalah menggunakan lensa ini.

Jadi, kemungkinan dengan alasan keterbatasan budget dan saya juga hanya pemula, kemungkinan saya akan mencoba menambah koleksi lensa saya dengan Tamron 17-50 f/2.8. Cek harga di http://www.bhinneka.com sekitar 3,3 juta. Ini akan melengkapi koleksi lensa saya, karena saat ini sudah punya Canon 50mm f/1,8; Canon 75-300mm, dan Canon kit standar 18-55mm. Kemungkinan lensa Tamron yang akan saya beli akan menggantikan kit standard 18-55mm saya.

Terima kasih sudah membaca, mohon masukan dan comment-nya. saya masih perlu banyak belajar di dunia fotografi ini.

Monday, December 3, 2012

Komposisi dalam fotografi

Komposisi bukan aturan baku. dalam seni fotografi modern, kita bebas menentukan komposisi.

Fotografi berbeda dengan mengambil gambar. “Apa yang anda lihat dalah foto bukan apa yang kamu lihat pada saat itu. Kemampuan sejati fotografi adalah mengatur kebohongan visual” (Terence Donovan)

Apa tujuan fotografi? Adalah untuk memberikan experience kepada orang lain tentang sesuatu yang mungkin tidak mereka lihat, dan untuk mengungkapkan sesuatu tentang dunia atau diri yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Komposisi adalah proses identiikasi dan mengatur elemens untuk menghasilkan gambar yang menyatu. Belajar komposisi sama dengan belajar bahasa. Ketika anda telah belajar bahasa, maka tidak perlu lagi berpikir secara sadar tentang bahasa pada saat berbicara. Fotografer harus menjadikan komposisi sebagai bahasa.

“Geometry is to the visual arts what grammar is to the art of writer” (Guillaume Apollinaire).

“Fotografi bukan tentang hal difoto. Ini adalah tentang bagaimana hal yang terlihat difoto” Garry Winogrand

Simplifikasi adalah bagian penting dalam komposisi. Menghilangkan bagian, element yang tidak dibutuhkan akan menghasilkan komposisi yang bagus. Biasanya kebanyakan kita hanya fokus pada objek utama, tanpa mempedulikan adanya element lain yang mengganggu. Memeriksa frame secara keseluruhan sebelum menekan shutter akan menghasilkan komposisi yang begus.

Komposisi bukan hanya menyangkut geometry, tetapi juga pewarnaan, dan juga fokus. salah satu teknik simplifikasi adalah monochrome, black-white.

Kmposisi Geometri:

1. Golden Section

Ditemukan oleh Loenardi Pisano, yaitu membagi bidang dengan berpatokan pada Golden Number (phi) = 8/5.

image

2. Rule of Third

Dengan membagi frame menjadi 3 bagian. Objek-objek utama diletakkan pada bagian-bagian atau titik-titik ini.

image

3. Dynamic Symmetry

Dengan menarik garis diagonal dari 2 sudut, kemudian menarik garis tegak lurus dari salah satu sudut lain.

image

 

Viewpoint:

Dapat diartikan secara mudah adalah posisi kamera ketika melihat object. biasanya View point diambil acuan dari garis mata. jika kita mengambil gambar object dibawah garis mata ini disebut Low Viewpoint, dan di atas disebut High Viewpoint.

Low Viewpoint biasanya dimaksudkan untuk menekankan pada backgroud object, mengarahkan tatapan ke gambar dari bawah. Dan High View point adalah kebalikannya.

 

Perspective dan lensa

Hubungan antara persepective dan lensa: semakin panjang focal length lensa, maka semakin sempit frame yang akan didapatkan.

image

 

Perspective dan Muka

Focal length juga sangat besar pengaruhnya terhadap tampilan muka manusia untuk foto portrait. Berikut gambaran hubungan antara Focal Length dengan bentuk muka yang dihasilkan:

image 

ukuran lensa yang ideal untuk portrait untuk kamera umum (35mm) adalah lensa semi telefoto range 75-105mm. Bentuk muka yang dihasilkan pada range tersebut mendekati ideal.